Pejuang 2%

Aku teruji dengan rasa cinta yang berhembus di awal ramadhan.

Namun, haruskah hal itu terjadi. Bukankah ada perempuan lain yang sedang ku perjuangkan? Ya, dia yang sedari kelas satu SMA menjadi sorotan mataku.

Yang selalu bersama, baik dikelas maupun di perjalanan pulang. yang membuatku nyaman saatku meluapkan kejenuhan dalam pemikiran.

Dia satu satunya yang ingin ku perjuangkan.

Namun, teori bahwa teman SMA adalah jodoh itu hanya 2% terjadi di muka bumi.

2 sahabat ku, yang sering ngebangke bareng pass SMA, kini malah masuk dalam daftar saingan. Ada apa dengan mereka, inikah yang dinamakan rasa yang sama? Hingga, aku seperti yng mesti ngalah kah?

Dan, kini aku harus gimana? Kalo gini keadaannya. Mending Maju atau mundur, nih?

Mundur yang dimaksud tuh membuka diri tuk orang baru, dan lupakan dia teman SMAku itu. Gantikan, Yakni oleh yang mengisi hatiku kini di satu ramadlan.

Aku suka ketika si satu ramadhan ini menyebutku dengan, yang seolah ejekan bahwa aku tua.

Aku suka senyumnya.

Aku suka sikapnya.

Dia persis teman SMA, yang kuperjuangkan sebelumnya.

Kuharap aku mendapat jawaban, layakkah aku memperjuangkan mu juga oh satu ramadhan?